Di era modern ini, baik
siswa di lingkungan sekolah maupun kita sebagai orang dewasa dihadapkan pada
sebuah realitas yang perlahan mengubah cara otak memproses informasi: layar
gawai telah mendominasi dan menggantikan lembaran buku cetak sebagai sumber
bacaan utama. Secara kuantitas, kita memang membaca lebih banyak dari
generasi sebelumnya dengan memindai ribuan kata setiap harinya, mulai dari
rentetan pesan instan hingga cuplikan informasi di media sosial. Namun, ada
sebuah ironi besar di balik kemudahan akses digital ini. Kecenderungan untuk
terus-menerus mengonsumsi bahan digital dibandingkan media cetak ternyata membawa
dampak serius terhadap kemampuan berpikir manusia yang semakin melemah.
Sosmed
Senin, 21 September 2026
Minggu, 13 September 2026
Cara Membuat Tugas Biasa Jadi 'Kebal AI' dalam 3 Langkah Sesuai dengan Konsep Pembelajaran Mendalam
Pengantar
Bapak/Ibu Guru Hebat,
mari kita jujur pada realita di kelas kita hari ini. Saat kita memberikan tugas
seperti, "Jelaskan dampak...", "Sebutkan
faktor...", atau "Rangkumlah materi...",
berapa lama waktu yang dibutuhkan siswa untuk mengumpulkannya? Mungkin hanya
dalam hitungan detik. Jawaban yang mereka kumpulkan terdengar sangat
akademis, rapi, dengan tata bahasa yang nyaris tanpa celah.
Namun, ada satu hal
yang mengganjal: saat kita memanggil mereka ke depan
kelas dan mengajukan satu pertanyaan pemantik sederhana tentang tulisan
tersebut, seketika mereka terdiam.
Minggu, 16 Agustus 2026
4 Langkah Sederhana Rintis Komunitas Belajar Tanpa Beban Administrasi
Sebagai
kepala sekolah, peran utama kita bukanlah sekadar menjadi pengawas
administratif, melainkan sebagai pemimpin pembelajaran (lead learner).
Artinya, Anda menjadi teladan yang ikut belajar bersama guru, membuka ruang
diskusi yang nyaman, serta memimpin pembangunan budaya kolaborasi di sekolah.
Agar
langkah awal Anda terasa mudah, terarah, dan tidak membingungkan, mari kita
pelajari bersama panduan praktis ini yang dirancang khusus untuk baru mulai
membentuk komunitas belajar atau memperkuat komunitas belajar yang sudah ada.
Minggu, 09 Agustus 2026
Pendekatan Teacher Experimental Training: Dari Teori ke Praktik, Mewujudkan Pembelajaran Mendalam di Satuan Pendidikan
Pembelajaran
mendalam
sangat penting untuk meningkatkan pendidikan bermutu untuk semua. Meski
demikian, banyak tantangan yang akan dihadapi dalam menerapkan pembelajaran
mendalam di sekolah. Tantangan utama yang dialami saat menerapkan pembelajaran mendalam
adalah mengubah mindset guru, murid dan orangtua. Masih banyak guru dan
siswa yang masih terbiasa dengan pola pembelajaran lama, sehingga perlu
ada perubahan pola pikir. Kemudian juga keterbatasan kompetensi guru
di sekolah juga bisa menghambat penerapan pembelajaran mendalam di kelas. Maka
berdasarkan berbagai tantangan tersebut Kemendikdasmen melakukan pelatihan
PM dan KKA dengan berbasis komunitas melalui KKG, MGMP, MKKS pada Tahun 2026 ini dengan Pendekatan Teacher Experimental Training
(TET).
Selasa, 07 Juli 2026
Transformasi MPLS 2026: Panduan Lengkap Cara Implementasi dan Sumber Materi Wajib, Materi Pilihan, dan Kegiatan Tambahan Sesuai Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026
Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah atau nama lainnya yang selanjutnya disebut MPLS
adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan
dan memperkuat karakter serta profil lulusan. Pada tahun 2026, Kementerian
Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan tema kegiatan MPLS “Ramah”.
MPLS
Ramah adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah
untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan dengan
memuliakan dan menghormati hak anak melalui pemberian pengalaman belajar yang
berkesadaran, bermakna, dan bergembira.
Untuk mencapai tujuan tersebut maka terdapat dua macam materi, yaitu
materi utama dan materi pilhan. Selain itu juga terdapat kegiatan tambahan yang
berupa Identifikasi Masa Tubuh, Cek Kesehatan Gratis, dan Deteksi Dini &
Survey Karakteristik. Pada tulisan ini akan dipaparkan strategi
penyampaian ketiga jenis materi tersebut beserta sumber (PPT,
Infografis, Video, Lagu, Jingle, Yel-Yel) yang dapat diunduh melalui
tautan yang diberikan.
Secara singkat materi MPLS Ramah 2026 dapat dilihat dari tayangang Tik Tok berikut:
@oasepembelajaran POV: Kamu lagi nyiapin materi MPLS 2026 yang ramah & seru buat siswa baru! 🏫✨ Bingung mulai dari mana? Tenang, aku udah siapin materi lengkapnya: 1️⃣ Materi Utama (Wajib) 2️⃣ Materi Pilihan 3️⃣ Ide Kegiatan Tambahan Yuk, bikin MPLS tahun ini lebih bermakna dan berkesan buat siswa! Cek link di bio/komen untuk download materinya ya! 📥 #MPLSRamah2026 #GuruTikTok #TipsGuru #MPLS #SekolahSeru #GuruInovatif #Pendidikan #MasaPengenalanLingkunganSekolah #InfoPendidikan #oasepembelajaran #parentingtips ♬ suara asli - ᅠᅠᅠᅠᅠᅠᅠAdi Saputra
Kamis, 02 Juli 2026
Panduan Lengkap MPLS Ramah 2026: Persiapan Matang untuk Menyambut Tahun Ajaran Baru
Penyelenggaraan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 merupakan langkah
strategis pemerintah untuk mengubah wajah masa orientasi murid baru menjadi pengalaman
belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Paradigma baru ini
lahir sebagai bentuk evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan MPLS tahun 2025
yang masih berlandaskan pada aturan lama, yakni Permendikbud Nomor 18 Tahun
2016. Berdasarkan evaluasi tersebut, pemerintah melalui Permendikdasmen
Nomor 12 Tahun 2026 menetapkan standar baru yang lebih ketat guna
menciptakan sekolah sebagai "rumah kedua" yang aman dari
segala bentuk kekerasan, perundungan, dan intoleransi.
Jumat, 19 Juni 2026
Putus Sekolah Bukan Akhir Segalanya: Ada Jalan Kembali Belajar dan Meraih Ijazah Melalui Pendidikan Jarak Jauh
Anak
dengan usia 16 hingga 18 tahun adalah masa-masa krusial dalam pembentukan masa
depan seorang remaja. Di jenjang SMA/SMK, mereka seharusnya berada pada titik
puncak eksplorasi minat dan persiapan menuju jenjang dewasa. Namun, realita di
lapangan justru menunjukkan potret yang berbeda. Angka putus sekolah
pada rentang usia ini masih menjadi tantangan besar
dengan jumlah sekitar 1.131.429 Anak Tidak Sekolah (ATS). Angka Partisipasi Sekolah (APS) untuk usia 16-18
tahun ini baru mencapai 73,42%, yang berarti jutaan anak berisiko putus
sekolah permanen di usia produktif.
Faktor ekonomi
menjadi penyebab terbesar (22,5%), di mana banyak anak terpaksa bekerja untuk
membantu keluarga atau terkendala biaya transportasi yang mencapai
18-22% dari total biaya sekolah. Tuntutan
ekonomi dan realitas hidup sering kali memaksa mereka untuk memilih antara
"pendidikan" atau "bertahan hidup." Tulisan ini akan memaparkan dengan lengkap mulai apa itu PJJ sampai dengan cara mendaftar. Terdapat juga video yang menjelaskan PJJ ini dan cara mendaftar khusus untuk Sekolah Mitra SMAN 20 Batam pada bagian akhir tulisan. Semoga bermanfaat.
Senin, 01 Juni 2026
Road To TKA Tahun 2026: Jadwal Lengkap & Panduan Baru untuk SMA/SMK
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 hadir sebagai momen
krusial yang membawa semangat transformasi besar setelah melalui proses
evaluasi mendalam terhadap berbagai tantangan dan hasil pada tahun sebelumnya.
Hasil evaluasi TKA 2025 mengungkap permasalahan utama terkait tekanan
psikologis dan beban ujian yang terlalu padat, di mana siswa harus
menghadapi sistem "maraton" dengan mengerjakan tiga mata pelajaran
wajib sekaligus dalam satu hari. Kondisi ini memicu banyak keluhan dari peserta
didik yang merasa kesulitan untuk mempertahankan konsentrasi dan performa
maksimal di bawah jadwal yang sangat melelahkan tersebut.







